Minggu, 13 Januari 2013

Ar-Rahman...





Dsini ….
Dtempat ini..
Tak pernah trpikirkan oleh ku atau pun diri mu..
Entah sejak kapan..
Harapan itu ada….perasaan mu ataupun perasaan ku …
Aku ada dalam gerimis hujan…
Aku ada dalam rasa lapar mu…
Aku ada dalam rasa lelah mu…
Dan aku mengikat mu dengan doa…. Doa ku…. Dalam Ar-Rahman ku…
Hanya ridho-NYa yang kita cari..
Maka..... 
Kini kita bekerja dalam doa….doa mu …. Doa ku…
Cemas,..takut mungkin itu wajar adanya,…tapi kau memngingatkan ku…adalah Allah seharusnya tempat mengembalikan semuanya..
Ketika ada ragu… lalu kau bilang..tinggalkan lah yang ragu karena itu dari setan…
Sebukit Doa…. Itu yang kau bawakan untuk ku…
doa....kita bekerja dalam doa...
Kita memang orang2 yang berbeda..
Kita punya adap dan aturan2…
Yang harus dijalankan,..maka ketika ada banyak hal yang belum bisa dipenuhi saat ini….
Kita lebih  memilih kembali dalam diam…
Kita kebalikan pada Nya..
Bukan membuangnya tapi menjaganya dengan cara Allah karena ini adalah anugrah bukan musibah…
Ini fitrah setiap manusia,..
Ar-Rahman ku janjikan untuk mu yang sholeh…. Untuk mu yang tidak sederhana… untuk mu anugrah terindah dari Allah…


 _dtengah hembungan angin malam bersama rintik hujan :)

Rabu, 19 Desember 2012

catatan tetangga sebelah... semoga berkah... :)



TAK KAN KU BIARKAN BIDADARIKU LAYU,, 
Sejatinya pria yang romantis bukanlah yang selalu mengucapkan kata cinta yang membuat setiap wanita terbuai dengan khayalan yang belum tentu menjadi kenyataan.. Tapi dia yang memiliki komitmen untuk tidak mengumbar kata cinta sebelum mampu menjadikan rasa cinta itu halal di mata Allah dan manusia. Duhai para ikhwan katakan dalam jiwa yang terdalam.. Tak kan kubiarkan wanita yang kucintai bergelimang dalam dosa karena bujuk rayuku.. Tak kan kubiarkan bidadariku layu karena tingkahku.. Tak kan kubiarkan jiwanya melambung tinggi karena janji manisku.. Tak kan kubiarkan dirinya terus-menerus memikirkanku yang belum tentu akan menjadi halal bagiku.. Tak kan kubiarkan dirinya terombang-ambing dalam pusaran waktu karena menunggu kepastianku... Sebelum menjadi halal bagiku biarlah kesabaran menjadi perisai bagi diriku..kini biarlah diriku memperbaiki segala kekuranganku hingga diriku pantas menjemput bidadariku.. Tatkala kuraba hati ini memang terasa pilu..apalagi di kala kulihat kanan kiriku bertabur keindahan walau pada dasarnya hanya semu..betapa banyak kaum wanita yang terpedaya oleh kaumku... Maka kini ku kuatkan azzamku tuk menjaga kemuliaan diriku dan bidadariku karena ku yakin akan kebesaran Rabbku..buah kesabaran akan terasa manis dalam hidupku dan akan Indah pada waktunya..

Selasa, 18 Desember 2012

Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.”


Mana Mungkin Aku Setia… (B.J. Habibie for Ainun Habibie)
Sebenarnya ini bukan tentang kematianmu, bukan itu.
Karena, aku tahu bahwa semua yang ada pasti menjadi tiada pada akhirnya,
dan kematian adalah sesuatu yang pasti,
dan kali ini adalah giliranmu untuk pergi, aku sangat tahu itu.
Tapi yang membuatku tersentak sedemikian hebat, adalah kenyataan
bahwa kematian benar-benar dapat memutuskan kebahagiaan dalam diri seseorang,
sekejap saja, lalu rasanya mampu membuatku menjadi nelangsa setengah mati,
hatiku seperti tak di tempatnya, dan tubuhku serasa kosong melompong, hilang isi.
Kau tahu sayang, rasanya seperti angin yang tiba-tiba hilang berganti kemarau gersang.
Pada airmata yang jatuh kali ini, aku selipkan salam perpisahan panjang,
pada kesetiaan yang telah kau ukir, pada kenangan pahit manis selama kau ada.

“Aku bukan hendak megeluh, tapi rasanya terlalu sebentar kau disini.”
Mereka mengira aku lah kekasih yang baik bagimu sayang,
tanpa mereka sadari, bahwa kaulah yang menjadikan aku kekasih yang baik.
Mana mungkin aku setia padahal memang kecenderunganku adalah mendua,
tapi kau ajarkan aku kesetiaan, sehingga aku setia, kau ajarkan aku arti cinta,
sehingga aku mampu mencintaimu seperti ini.
Selamat jalan, Kau dari-Nya, dan kembali pada-Nya,
kau dulu tiada untukku, dan sekarang kembali tiada.
Selamat jalan sayang, cahaya mataku, penyejuk jiwaku,

Selamat jalan, calon bidadari surgaku ….

Minggu, 09 Desember 2012

Untitled..


Bukan menyerah,..Apalagi putus asa…Hanya saja, memang harus di ikhlaskan,..d biarkan,..bukan karena g perduli apalagi g peka…tapi mungkin seperti adalah jauh lebih baik...

Melihat mreka hari ini membuat ku tesadar, smua punya masa nya..dan kali ini memang belum tiba masa ku, untuk bersikap seperti ini,

Masih harus banyak belajar meski belajar itu tidak akan pernah ada habis nya,..tapi kali ini memang harus banyak-banyak belajar, hingga kelak bisa menghibur dengan baik, menyikapi dengan baik, dimanapun itu bisa dilakukan,..

Jika semua ini d awali karena Allah, prosesnya pun dengan cara Allah dan d akhiri untuk Allah,..maka tak ada lagi sakit hati,..karena sakit hati itu ada ketika kita berbarap pada manusia,.. sedangkan Allah selalu memberikan apa yang kita butuhkan bukan yang kita ingin kan meski terkadang perlu proses yang tidak sebentar untuk memahami nya…

Ada yang bilang hidup adalah pilihan,… maka memang kita sendiri lah yang menentukan mau memilih cara apa yang ingin kita gunakan..proses seperti apa yang ingin kita pilih… dan setiap kita bertangungjawab atas masa depan kita masing2… maka kita sendirilah yang harus mengusahakan  semaksimal mungkin dan dengan pengorbanan yang tidak sederhana… karena ia memang tidak sederhana…

Yaa rabban naas, adzhibil ba’sa, isyfi antasy syaafii, laa syifaa-a illaa syifaauka, syifaa-an laa yughaadiru saqaman..

Rabu, 21 November 2012

cimol, harum manis, sepeda..........



Sore yang indah..
Sore itu aku sama skali aku tak berencana untuk menghabiskan waktu dengan sepeda, harum manis, cimol dll…
Awal aku brpikir, sore itu akan membosan kan,.. dari klaten harus kekampus, dan pergi ksuatu tempat yang selalu merasa canggung bagi ku,…

Hemm, ..tapi apa yang terjadi,…
Akhirnya sore itu,..
Aku bersepada, keliling-keliling , makan cimol, beli harum manis dan memakannya ditempat ??? ??
aku lupa dengan namanya, yang aku pasti ku ingat adalah tempat itu indah ....
tempat yang baru pertama kali ku kunjungi,...
tempat dimana aku bisa melihat orang-orang berlalu-lalang terlihat kecil………
benar-benar merasakan kota yogya yang istimewa lekat dengan tradisinya…..

Sore yang indah,..
Bercerita,.. mengabarkan semua berita hati,..
Ditemani…. cimol yang luar biasa pedasnya,…
dan harum manis yang luarbiasa manisnya,…

satu kata indah melengkapi sore yang indah itu….
 “rencana Allah memang selalu indah,.. sore ini bukan rencana ku tapi rencana ALLAH
“indah atau tidak nya hidup ini adalah pilihan hati kita, tapi takdir Allah memang selalu indah,…
“yaahh tergantung kita mau sengsara atau bahagia, .. mau berdamai dengan takdir atau hidup memusuhi takdir…”

"bahagia itu milik ku, milik mu, milik kita,... jadi yuuk berbahagia teman,.. ada seribu satu alasan untuk bahagia dan tersenyum..":)


Yogyakarta,26 januari 2012

Jumat, 09 November 2012

.................


Ini tentang kehilngan, kehilangan,..
Ini tentang hati dan peasan,..
Ini tentang sepotong hati yang baru,..
Kadang  rindu untuk merasakan hal-hal seperti ,.walau pada akhirnya tersakiti,..hahaha
Mungkin memang harus mulai belajar mengasihani diri sendiri
Haah, sepotong hati yang baru,..hati sedikit2 mulai retak, 
lalu kapan akan kembali menjadi utuh kalo setiap kali akan membuat yang baru selalu tergoda untuk merusaknya sendiri,.
oke mari belajar mengasihani diri sendiri,..
Sepotong hati yang baru,..hati nya kini telah rusak setengahnya mungkin saja benar atau mungkin saja bisa lebih..tidak utuh lagi..so saat nya ia memutuskan untuk menhasihani dirinya sendiri dan membuat hati yang baru..benar-benar baru,…
Sepotong hati yang baru

Sabtu, 06 Oktober 2012

Sepotong Hati Yang Baru......


Ini tentang episode k3……

“maafkan aku Alysa, aku sudah menikah. Bukan dengan seseorang yang amat aku cintai, aku inginkan. Tetapi setidaknya ia memberikan ku sepotong hati yang baru. Maafkan aku, kau lihat. Ini cincin pernikahan kami…..
“alisya menyeka ujung-ujung mata nya. Mengangguk pelan,..gadis itu beringsut berdiri dari tempat duduknya, beranjak pergi,..”
“maafkan aku Alysa, aku berbisik pelan,… ini bukan cincin  milik ku,. Ada gunanya juga mengenakan cincin ini sebelum bertemu dengan mu Alysa. Aku belum menikah. Aku selalu mengaharapkan kau kembali. Selalu.

Tetapi malam ini, ketika melihat wajah sendumu, aku baru menyadari, cinta bukan sekedar soal memafkan. Cinta bukan soal menerima apa adanya. Cinta adalah harga diri. Cinta adalah rasionalitas sempurna.
Jika kau memahami cinta adalah perasaan irasional, sesuatu yang tidak masuk akal, tidak butuh penjelasa, maka cepat atau lambat, luka itu akan kembali menganga. Kau dengan mudah membenarkan apaun yang terjadi di hati, tanpa tahu, tanpa memberikan kesempatan berpikir bahwa itu boleh jadi karena kau tidak mampu mengendalikan perasaan tersebut. Tidak lebih tidak kurang,..
Biarlah aku menerima bulat-bulat sambil sempurna menumbuhkan hati yang baru, memperbaiki banyak hal, memperbaiki diri sendiri.

Apa kata pepatah bilang, ? patah hati tetap sombong, patah hati tapi tetap keren,…

….karna tidajk pernah akan bisa hidup dengan hati yang hanya tersisa separuh, …hati itu sudah rusak, tidak utuh lagi..maka aku memutuskan membuat hati yang yang baru. Ya hati yang benar-benar baru,..

*Sepotong hati yang Baru_Tere Liye*